Tujuan nasional yang dicita-citakan Indonesia adalah tercapainya masyarakat adil dan makmur. Untuk itu, semua kegiatan ekonomi diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Pada bahasan di atas sudah dijelaskan bahwa terdapat tiga kegiatan ekonomi yang utama, yaitu kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.

Tiga kegiatan ekonomi tersebut dilakukan oleh pelaku ekonomi. Adapun pelaku ekonomi terdiri atas rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, rumah tangga pemerintah, dan rumah tangga luar negeri.



1. Rumah Tangga Konsumen
Kelompok rumah tangga konsumen melakukan berbagai kegiatan, yaitu sebagai berikut:
  • Menyediakan faktor produksi
  • Memperoleh imbalan atas penyerahan faktor produksi, berupa gaji untuk tenaga kerja bunga untuk modal, sewa untuk gedung, dan keuntungan
  • Bertindak sebagai konsumen, yaitu pihak yang mengonsumsi barang atau jasa.

2. Rumah Tangga Produsen (Perusahaan)
Rumah tangga produsen merupakan rumah tangga ekonomi yang melakukan kegiatan produksi barang dan jasa sehingga dapat disebut sebagai produsen. Dalam melakukan kegiatan produksi, rumah tangga produsen menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga konsumen. Adapun kegiatan rumah tangga produsen dapat meliputi hal-hal berikut ini.
  • memproduksi barang,
  • menggunakan faktor-faktor produksi dalam proses produksinya,
  • membeli barang-barang modal,
  • membayar kepada pemerintah berupa pajak.

3. Rumah Tangga Pemerintah
Dalam suatu kegiatan perekonomian, campur tangan pemerintah tetap diperlukan sebagai penyeimbang. Peranan pemerintah akan sangat penting, terutama dalam hal penguasaan terhadap bidang-bidang ekonomi penting yang menguasai hajat hidup orang banyak. Hal ini tentu saja dilakukan untuk menghindari ketidakmerataan distribusi pendapatan.

4. Rumah Tangga Luar Negeri
Rumah tangga luar negeri merupakan pihak di luar negara, yaitu negara-negara lain. Pihak luar negeri muncul sebagai akibat bahwa tidak terbatasnya kebutuhan masyarakat mendorong pemerintah untuk melakukan hubungan dengan pihak lain, dalam hal ini adalah pihak luar negeri.
Secara umum, kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga luar negeri meliputi hal-hal berikut ini.
  1. Rumah tangga luar negeri merupakan pihak yang menyediakan kebutuhan barang-barang impor.
  2. Rumah tangga luar negeri merupakan pihak yang membeli barang-barang hasil peoduksi dalam negeri.
  3. Rumah tangga luar negeri merupakan pihak yang menyediakan faktor-faktor produksi yang tidak terdapat di dalam negeri.
Berdasarkan uraian di atas, keempat pelaku kegiatan ekonomi tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dalam suatu perekonomian. Hubungan keempat pelaku ekonomi tersebut dapat dinyatakan dalam bagan arus lingkaran kegiatan ekonomi, atau yang sering disebut dengan Circular Flow Diagram.

Di pasar faktor produksi terjadi sebaliknya, yaitu rumah tangga konsumen menyediakan faktor produksi yang dibutuhkan oleh rumah tangga produsen. Kemudian rumah tangga produsen membeli faktor produksi tersebut. Dengan demikian, pengeluaran rumah tangga produsen untuk membeli faktor produksi merupakan penerimaan bagi rumah tangga konsumen.