Senam Lantai dengan Alat

Senam merupakan gerakan yang disusun secara teratur dengan metode tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Senam terdiri atas senam artistik dan senam ritmik. Senam mengandung unsur olahraga dan seni. Senam ritmik dilakukan dengan iringan musik atau aba-aba tertentu. Senam artistik mengandalkan kelincahan, ketangkasan, dan kelenturan tubuh. Senam artistik dibagi menjadi senam ketangkasan dan senam lantai.

A. Rangkaian Gerak Senam Lantai

Gerak dalam senam lantai dapat dikombinasikan menjadi satu rangkaian gerakan. Rangkaian gerakan senam adalah penggabungan dari beberapa gerakan senam yang dilakukan secara berurutan dalam satu periode gerakan.

Pada gerak rangkaian, pesenam akan melakukan unsur gerakan mengguling, melenting, keseimbangan, memutar, melompat, dan meloncat sesuai kaidah gerakan senam lantai.

Urutan rangkaian gerakan tersebut adalah roll depan, lenting depan (rollkip), meroda, dan handspring bertumpu pada papan loncat, dan loncat kangkang di atas peti.

Urutan gerakan ini dapat diubah sesuai kondisi siswa. Siswa yang mahir dapat melakukan seluruh gerakan. Apabila belum mahir, latihlah gerakan secara terpisah terlebih dahulu.

B. Rangkaian Gerak Senam Lantai dengan Alat

Senam merupakan gerakan yang disusun secara teratur dengan metode tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Senam terdiri atas senam artistik dan senam ritmik. Senam mengandung unsur olahraga dan seni. Senam ritmik dilakukan dengan iringan musik atau aba-aba tertentu.

Senam artistik mengandalkan kelincahan, ketangkasan, dan kelenturan tubuh. Senam artistik dibagi menjadi senam ketangkasan dan senam lantai.

Senam artistik menggunakan alat disebut senam ketangkasan. Senam lantai merupakan gerakan senam yang dilakukan di atas matras dengan ukuran 12 x 12 meter yang terdiri atas gerakan mengguling, keseimbangan, lentingan, dan gerakan memutar di udara. Alat yang digunakan adalah palang sejajar, papan loncat, matras, dan boks senam.

1. Lenting Tangan (Handspring) Bertumpu pada Peti Lompat

Latihan lenting tangan dilakukan setelah mahir melakukan gerakan latihan lenting kepala. Latihan lenting tangan dilakukan pada peti lompat. Gerakan ini mengandalkan kekuatan tangan dan kelenturan tubuh.

Caranya sikap awal berdiri di atas peti lompat. Kedua tangan bertumpu pada ujung peti lompat. Kedua kaki diayunkan ke atas melakukan lentingan ke atas-depan. Badan mendarat dengan kedua kaki mengeper di matras. Jagalah keseimbangan agar tubuh tidak jatuh.

Lenting tangan di atas peti Lompat

2. Lompat Kangkang dilanjutkan Roll Depan

Latihan ini dapat dilakukan dengan berdiri dengan badan tegak dalam jarak 3 meter dari bangku (boks) senam. Berlari perlahan-lahan, setelah sampai pada bangku (boks) senam, melompatlah ke atas. Kedua tangan menekan atau bertumpu pada boks.

Pada saat yang bersamaan rentangkan kedua kaki ke arah samping selebar mungkin. Setelah seluruh badan melewati boks senam, mendaratlah dengan kedua kaki bersama-sama.

Perlahan-lahan rebahkan badanmu ke depan sehingga tengkuk menempel pada matras (lantai). Setelah itu, gulingkan badanmu ke depan. Setelah pinggul menyentuh matras (lantai), tekuk kedua lutut sehingga kedua telapak kaki menyentuh matras (lantai). Selanjutnya, berusahalah untuk berdiri sambil tetap mempertahankan keseimbangan badanmu.

Lompat kangkang dilanjutkan roll depan
Lompat kangkang dilanjutkan roll depan

3. Lompat Kangkang dilanjutkan Lenting Tangan

Latihan ini dilakukan dengan berdiri dengan badan tegak dalam jarak 3 meter dari bangku (boks) senam. Berlari perlahan-lahan, setelah sampai pada bangku (boks) senam, melompatlah ke atas. Kedua tangan menekan atau bertumpu pada boks.

Pada saat yang bersamaan rentangkan kedua kaki ke arah samping selebar mungkin. Setelah seluruh badan melewati boks senam, mendaratlah dengan kedua kaki bersama-sama. Berdiri tegak kembali. Perlahan-lahan rebahkan badanmu ke depan sehingga tengkuk menempel pada matras (lantai). Setelah itu, gulingkan badanmu ke depan.

Pada saat melakukan gerakan ini usahakan agar badan tetap melingkar dan lutut tetap lurus. Setelah pinggul menyentuh matras (lantai), tekuk kedua lutut sehingga kedua telapak kaki menyentuh matras (lantai). Selanjutnya, berusahalah untuk berdiri sambil tetap mempertahankan keseimbangan badanmu.

Lompat Kangkang dilanjutkan Lenting Tangan
Lompat Kangkang dilanjutkan Lenting Tangan

4. Kombinasi Gerakan Roll Depan dan Lenting Kepala

Cara melakukannya adalah sikap jongkok, kedua kaki rapat. Letakkan lutut di dada. Kedua tangan menumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm.

Tundukkan kepala hingga dagu menyentuh dada. Bergulinglah ke depan. Dorong tubuh ke depan dalam posisi jongkok dan kedua tangan direntangkan ke depan.

Ketika posisi akhir roll tercapai, lanjutkan dengan gerakan meloncat ke depan. Daratkan kedua tangan di matras. Saat tangan dan kepala menumpu, segera lecutkan kedua kaki ke depan. Mendarat dengan kedua kaki lurus dan tubuh ditegakkan.

Kombinasi roll depan dilanjutkan lenting kepala